• Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
  • default color
  • red color
JA slide show

Maklumat Terkini

Salindah

 Set Lengkap Rencana Pemakanan Dan Rawatan Ibu Hamil Dari Awal Kehamilan Sehingga Habis Pantang. Ia sesuai digunakan oleh semua ibu hamil. Salindah membekalkan zat besi mudah hadam untuk wanita hamil, mengurangkan muntah, loya serta alahan, membantu tumbesaran tian, mencegah demam, batuk, selesema, sejuk-sejuk, sakit kepala, sakit gigi dan lain-lain.

Baca lagi...
 
Advertisement
Koleksi Video Menarik
Resepi Ikan Ketutu Masak Stim PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Miey Ahmad   
Isnin, 21 April 2008

Pada hari Sabtu 19 April, saya dan j bawa anak dan adik saya ke Serting Negeri Sembilan. Bercuti sambil test power bubu yang baru dibeli. Semangat Ikan Ketutu lak dia lepas kursus Smile.

Alhamdulillah rezeki, dapatlah ketutu yang beratnya 1.05kg dan 1kg. Yang kecik kami masuk dalam kolam. Ikan dah dapat,  apa lagi kami cuba resipi adik saya (Pokya) ikan ketutu masak stim. Fuh sodap. Saya cadangkan dekat member semua try resepi ni. Memang sedap. Sesekali masak untuk suami dekat rumah apa salahnya kan. Air tangan isteri penambat hati suami. Bertambah tambah sayangnya pada kita, InsyaAllah.

Terakhir dikemaskini ( Selasa, 22 April 2008 )
Baca lagi...
 
? Miey Ahmad PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Miey Ahmad   
Ahad, 20 April 2008

Hmmm apa yang perlu ada untuk sebuah "little biography"...

Nama: Miey Ahmad .

Tarikh Lahir: June, 1975.

Lokasi: Kuala Lumpur.

Kerjaya: Suri @ Teman @ Partner  Suami, dan ibu @ sahabat kepada  Anak Anak dan Internet Community;)

Passion: Mencari dan berkongsi "life - changing information" dengan komuniti wanita (khususnya ibu ) untuk meningkatkan kualiti hidup kita semua.

Anak: Rausyanfikr Husaynie (6thn ~ L), Irfan Zuhayr (4thn ~ L) dan Fahima Zahra (2thn ~ P) @ Tahun 2008

Suami: J. ~ my sifu, my friend and my partner;)

Impian: Round The World!

Terakhir dikemaskini ( Selasa, 22 April 2008 )
 
? Fahima PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Miey Ahmad   
Jumaat, 01 Februari 2008

Assalamualaikum wr wb, dan
Salam hormat,

Rakan rakan sekalian,

Kali ini, saya nak share nama anak saya/kami yang ke 3. Selepas 2 orang anak lelaki, kami berkeinginan untuk kehadiran seorang anak perempuan. Akhirnya, alhamdulillah, kami dikurniakan seorang anak perempuan dan kami bersetuju untuk memberikan nama:

Fahima Zahra

Kenapa kami memilih nama fahima?

"Fahima" bermakna "Intellectual, Brilliant dan Understanding .

"Zahra" bermakna "Blooming Flower".

Jadi, makna Fahima Zahra mempunyai "kesan makna" yang rapat dengan nama nama 2 orang abangnya sebelum ini.

Dan, masa kali pertama kami "memikirkan" dan menyebut "fahima zahra" sedap bunyinya;)

Ini gambar terkini Fahima Zahra...

fa

Kepada rakan rakan ibu yang hamil, sudahkah anda merancang dan memikirkan nama anak anda yang bakal lahir? Berikan nama nama yang terbaik, kerana dengan nama nama itulah mereka (dan kita semua) akan dipanggil/seru di akhirat nanti:)
Salam ceria selalu.

Miey Ahmad

Terakhir dikemaskini ( Selasa, 22 April 2008 )
 
? Irfan Zuhayr PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Miey Ahmad   
Selasa, 01 Januari 2008

Irfan Zuhayr pula ialah anakku yang kedua bersama suamiku J. Kali ini, kami tetap sungguh excited dengan nama ni, kesan dari membaca beberapa bahan Shihab al‑Din Yahya Sohravardi dan Imam Khomaini seperti "Wasiat Sufi Ayatullah Khomeini."

Apakah "irfan" sebenarnya?

The Concept of 'Irfan, Sufism, Hikmat and Philosophy

- Petikan dari link: www.al-islam.org/al-tawhid/islamic_gnosis_wisdom/3.htm

Before explaining the originality of Islamic gnosis, in order to avoid confusion and misunderstanding it is appropriate here to give an explanation of the terms gnosis (`irfan) and sufism (tasawwuf).

The term gnosis (`irfan), like another term of the same family, ma`rifah, [also translated as gnosis] literally means knowledge, but its technical meaning is specific to knowledge of a certain kind which can be achieved neither through the senses nor experience, nor through reason nor narration, but rather is acquired by inner witnessings and interior unveilings.

Then, these are generalized to some propositions which describe these witnessings and unveilings. Considering the fact that the acquisition of such witnessings and unveilings which depend on special exercises and spiritual discipline are also called gnosis (`irfan), it is known with the qualification `amali (practical), i.e., as practical gnosis, or the manner of spiritual wayfaring (sayr wa suluk), just as the propositions which describe the witnessings are called theoretical gnosis, and also, like the Philosophy of Illumination, - The Philosophy of illumination was formulated by Shihab al‑Din Yahya Sohravardi - is mixed to some extent with rational argumentation.

The expression sufism (tasawwuf), which, according to the most likely possibility, is derived from the word suf (wool), meaning wearing woolen garments, which symbolizes the hard life far from comforts and hedonism, is more appropriately used for practical gnosis, as the term gnosis (‘irfan) is more appropriate to theoretical gnosis. In this way, in the realm of gnosis, at least three elements can be identified.

One is the specific practical instructions which are alleged to lead man to intuitive and interior gnosis and conscious knowledge by presence related to God, the Exalted, and the Most Beautiful Names and His sublime attributes and their manifestations.

The second is the specific spiritual and psychic states and traits of character, and ultimately, the unveilings and witnessings achieved by the wayfarer.

The third is the propositions and statements indicating these intuitive direct findings, and even for those who personally have not travelled the pant of practical gnosis, can be more or less understood, although finding their truth and essence is specific to the true gnostics.

By attending to these explanations it becomes clear that the true gnostic is the one who follows a specific practical programme and attains an intuitive and direct gnosis of God, the Exalted, and His attributes and actions. Theoretical gnosis is, in fact, an account and interpretation of this gnosis, which, naturally, has many shortcomings.

If we are not very exact about the terminology and expand its scope we can use the term gnosis for all spiritual wayfaring which is undertaken to find the truth and attain felicity, as well as the resulting spiritual states and witnessings. In this way, gnosis will include even the kinds of gnosis found in Buddhism and Hinduism and the gnosis of some of the tribes of Siberia and the native tribes of Africa, just as the term religion may be applied, with the same sort of extended meaning to Buddhism, totemism, and the like.

Here it is appropriate to indicate the concepts of wisdom and philosophy, too.

The expression hikmah (wisdom), which is an originally Arabic word, means a firm and certain gnosis (ma`rifah), and it is often applied to practical gnosis, as the sense in which it is used in the Glorious Qur'an (17:39). However, in current terminology it has the meaning of divine philosophy as well as practical philosophy and the science of ethics, and in ethics itself it is used in the sense of a trait of the soul related to the use of reason, and as the mean between the extremes of cunning and stupidity. In any case, it is not applied to atheistic philosophies or skepticism, to the contrary of philosophy which is derived from Greek roots meaning any intellectual or rational efforts to understand the problems of all existence, even if this leads to the rejection of certain and established gnosis, or even the rejection of objective existence.

Nah jika "irfan" sahaja, agak pendek, kami cari gandingannya, akhirnya dengan melakukan sedikit "e-research" di internet, kami gandingkan nama "irfan" + "zuhayr" -=> simply meaning as "bright" and "sparkling".

Kini, Irfan Zuhayr dah berumur 2 tahun 5 bulan. Semoga Allah membantu kami mendidik anak anak kami menjadi anak anak yang Soleh.

Dah 2 orang lelaki ni... bila nak dapat anak perempuan... puteri? Hmmm... insya Allah... minta dan mohonlah dengan Yang Maha Pemberi.

Ameen.

MA

Terakhir dikemaskini ( Selasa, 22 April 2008 )
 
? Rausyanfikr PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Miey Ahmad   
Sabtu, 01 Disember 2007

Rausyanfikr Husaynie ialah anakku yang pertama bersama suamiku J. Kami sungguh excited dengan nama ni, hinggakan suamiku mem "print" nya di atas kertas A4 dengan font yang besar;-) Di awal kehamilan lagi "nama" ini telah muncul dan kami hanya menunggu masa sahaja ke JPN untuk secara rasmi mendaftarkannya;)

Bukankah menjadi tanggunjawab kita (ibu bapa) memberikan nama nama yang baik kepada anak kita, kerana di akhirat nanti, dengan nama itulah mereka akan dipanggil.

Nama "Rausyanfikr" ini tercetus di dalam fikiran kami hasil dari kata "rausyanfikr" yang dijelaskan di dalam sebuah buku bertajuk "Warisan Shariati" tulisan Jalaluddin Rakhmat bertajuk "Panggilan Untuk Ulil Albab". Pengasas kepada idea, konsep dan peranan "rausyanfikr" ialah seorang Pemikir Iran yang tersohor, iaitu Dr. Ali Syariati.

 

Berikut kami perturunkan teks asal dari buku tersebut...

Rausyanfikr adalah kata Parsi yang ertinya "Pemikir Yang Mencerahkan". Dalam terjemahan Inggeris, disebut sebagai Intellectual. Rausyanfikr berbeza dengan Ilmuan. Seorang ilmuan mencari kenyataan, seorang Rausyanfikr mencari kebenaran. Ilmuan hanya menampilkan fakta sebagaimana yang terdapat, Rausyanfikr, memberi penilaian sebagaimana seharusnya. Ilmuan berbicara dengan bahasa universal, Rausyanfikr - seperti para nabi - berbicara dengan bahasa kaumnya. Ilmuan bersikap neutral dalam menjalankan pekerjaannya, Rausyanfikr, harus melibatkan diri pada ideologi. Sejarah, kata Syariati, dibentuk hanya oleh kaum Rausyanfikr.

Mungkin terjemahan yang paling tepat untuk isitilah Rausyanfikr adalah kaum intelektual dalam erti kata yang sebenarnya. Kaum intelektual bukan sarjana, yang hanya melibatkan kelompok orang yang sudah mendapat pendidikan tinggi dan memperolehi gelar sarjana (asli dan tiruan). Mereka juga bukan sekadar ilmuan, yang mendalami dan mengembangkan ilmu dan penalaran dan penilitian.

Mereka adalah kelompok orang yang merasa tanggungjawab untuk memperbaiki masyarakat, menangkap aspirasi mereka, merumuskannya dalam bahasa yang dapat difahami setiap orang, menawarkan strategi dan alternatif penyelesaian masalah.

Al - Quran sebenarnya mempunyai istilah yang khusus untuk Rausyanfikr - Ulil Albab. Ulil Albab disebut 16 kali di dalam Al - Quran; dilukiskan sebagai orang yang diberi hikmah (Quran 2: 269), yang sanggup mengambil pelajaran dari umat terdahulu (Quran 12: 111), kritis mendengarkan pembicaraan atau ungkapan pemikiran orang (Quran 39: 18), bersungguh sungguh mencari ilmu (Quran 3: 7) dengan merenungkan ciptaan Allah di langit dan dibumi (Quran 3: 190), dan mengambil pelajaran dari kitab yang diwahyukan oleh Allah (Quran 38: 29, 40:54, 3:7), sanggup sendiri memepertahankan keyakinannya dan tidak terpesona dengan bilangan yang banyak dalam keburukan (Quran 5;100), berusaha menyampaikan peringatan Allah kepada masyarakat dan mengajari mereka prinsip tauhid (Quran 14: 52), memenuhi janji kepada Allah, menyambungkan apa yang diperintahkan oleh Allah, menghubungkannya, bersabar, memberikan infaq, dan menolak keburukan dengan kebaikan (Quran 13: 20 - 22) bangun tengah malam dan mengisinya dengan rukuk dan sujud di hadapan Allah (Quran 39: 9) serta banyak berzikir (Quran 3: 190) dan terakhir hanya takut kepada Allah sahaja (Quran 2: 197, 65: 10, 5: 100, 13: 21).

Ya itulah intipati Rausyanfikr, dan memang belum semua ciri ciri rausyanfikr itu ada pada kami (@ kita), tetapi menjadi inspirasi untuk terus kita berusaha mencapai ke arahnya, insya ALLAH.

Oh ya, kenapa kami gandingkan dengan Husaynie? Kerana sempena nama cucu Rasulullah yang juga bakal menjadi Ketua Pemuda di Syurga kelak.

Hmm... nanti kami nak share nama anak kami yang kedua... Irfan Zuhayr.

Nak prepare sarapan dah nih...

MA.

Terakhir dikemaskini ( Selasa, 22 April 2008 )